Ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) Tentang Waspada

 


Ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) Tentang Waspada

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan semesta alam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga dan para sahabat beliau.

Hadirin yang dirahmati Allah,
Dalam kehidupan ini, seorang muslim dituntut untuk selalu waspada — baik terhadap tipu daya setan, hawa nafsu, maupun godaan dunia. Karena kelengahan sedikit saja bisa membuat kita terjerumus ke dalam dosa dan kesalahan yang besar.

Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam salah satu ceramahnya mengingatkan, bahwa waspada bukan berarti curiga kepada sesama manusia, tetapi hati-hati dalam menjaga iman dan amal. Waspada itu letaknya di hati dan diwujudkan dalam sikap serta tindakan sehari-hari.

Beliau mencontohkan, banyak orang berbuat maksiat karena kurang waspada. Saat sendirian, setan membisikkan, “Tidak ada yang melihatmu.” Padahal Allah Maha Melihat. Maka UAS menegaskan, "Kalau engkau merasa Allah selalu mengawasimu, engkau tidak akan berani berbuat dosa meski tidak ada manusia di sekitarmu."

Waspada juga berarti berhati-hati terhadap fitnah akhir zaman. Dunia kini penuh tipu daya: berita bohong, penipuan, hingga godaan gaya hidup yang menjauhkan dari Allah. UAS mengingatkan agar umat Islam memperkuat ilmu, dzikir, dan doa, supaya tidak mudah tertipu oleh tampilan dunia yang menyesatkan.

Beliau menukil firman Allah dalam Surah Al-A’raf ayat 200:
“Dan jika kamu ditimpa godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

UAS menutup ceramahnya dengan pesan:

“Jadilah muslim yang cerdas dan waspada. Jangan mudah percaya, jangan mudah terpengaruh. Ukurlah segala sesuatu dengan Al-Qur’an dan sunnah Rasul. Karena hanya dengan itu kita bisa selamat dunia dan akhirat.”

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang selalu waspada, terhindar dari tipu daya setan, dan istiqamah di jalan Allah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.




Komentar