Ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS): “Carilah Akhirat, Tapi Jangan Lupa Dunia”
Dalam salah satu ceramahnya, Ustadz Abdul Somad (UAS) menyampaikan pesan penuh hikmah yang bersumber dari Al-Qur’an, tentang keseimbangan hidup antara urusan dunia dan akhirat. UAS mengingatkan bahwa Islam tidak mengajarkan umatnya untuk meninggalkan dunia, tetapi juga tidak membenarkan seseorang hidup hanya mengejar dunia tanpa peduli akhirat.
UAS mengutip firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 77:
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) dunia...”
Ayat ini, kata UAS, menegaskan bahwa seorang muslim harus menjadikan akhirat sebagai tujuan utama. Namun, dunia tetap memiliki tempatnya—sebagai ladang untuk menanam amal yang akan dipetik hasilnya di akhirat. Dunia adalah jalan, bukan tujuan.
UAS menjelaskan, orang yang hanya mengejar dunia akan mudah gelisah, serakah, dan jauh dari rasa syukur. Sebaliknya, orang yang hanya mengejar akhirat tanpa berusaha di dunia akan menjadi beban bagi orang lain dan melupakan tanggung jawabnya. “Islam itu agama keseimbangan,” ujar beliau. “Kita disuruh bekerja, berusaha, berdagang, menuntut ilmu, dan menikah, semua itu ibadah jika diniatkan karena Allah.”
Beliau juga mencontohkan kisah sahabat Nabi seperti Abdurrahman bin Auf, yang kaya raya tapi dermawan dan zuhud. Harta tidak menguasai hatinya, justru menjadi sarana untuk berbuat baik. Itulah contoh bagaimana seseorang bisa mengejar dunia tanpa melupakan akhirat.
UAS menutup ceramahnya dengan pesan:
“Gunakan dunia untuk menuju akhirat. Dunia ini hanya titipan. Jangan jadikan dunia sebagai tujuan hidupmu, tapi jadikan ia sebagai alat untuk menjemput ridha Allah.”
Dengan demikian, ceramah ini mengingatkan umat Islam agar seimbang: beribadah kepada Allah dengan sungguh-sungguh, namun tetap bekerja keras di dunia, karena keduanya adalah bagian dari ketaatan kepada-Nya.
Komentar
Posting Komentar